Artikel

Tangisan Malam


Dalam lautan dosa
Aku tenggelam tanpa jiwa
Buih-buih nista tertelan
Hembuskan sesak dalam dada

Jauh kumelayang
Diantara luapan rindu
Namun tak selalu berbekas
Lagi singgah disudut kalbu

Pagi kumencari celah
Gerakan raga untuk cinta
Meski tak selamanya suci

Ribuan khilaf tergores bisu
Dengan hati atau tiada
Aku gundah dan menyesal
Kala mentari tenggelam di ufuk barat

Dan derai air mata menghujan
Dikesunyian purnama
Tanpa kawan
Hanya pelita yang berpijar
Terangi hati gulita
Agar esok tiada lagi tercipta
Kisah dosa yang membuku


Tidak ada komentar:

Posting Komentar