Kamulah yang terpilih
Untuk sendiri menanti
Sang idaman hati dan terbaik pasti
Meski kau menanti
Kau tak siakan seluruh pribadi
Kau jalani hari dengan berseri
Sejenak kau memahami
Dia hadir dan kau tidak mencari
Dia datang dengan segenap hati
Persembahan Sang Maha Pengasih
Dan sejenak kau merenungi
Berganti hari terasa sunyi
Sahabat karib perlahan pergi
Semakin sunyi dan sendiri
Itu hanya regenerasi masa
Menjadi ada kemudian tiada
Jadikan Allah selalu didada
Mungkin sejenak lagi
Penantianmu akan berganti
Kau, sendiri menantang ilusi
Kau, sendiri berbangga hati
Kau, memilih tak tertusuk duri
Kau, memilih menghindari bara api
Kelak kau mengecap keindahan sejati
Meretas jalan cinta hakiki
Pada waktu yang terpilih
Karena kaulah yang terpilih
Untuk sendiri menanti
Sang idaman hati dan terbaik pasti
Meski kau menanti
Kau tak siakan seluruh pribadi
Kau jalani hari dengan berseri
Sejenak kau memahami
Dia hadir dan kau tidak mencari
Dia datang dengan segenap hati
Persembahan Sang Maha Pengasih
Dan sejenak kau merenungi
Berganti hari terasa sunyi
Sahabat karib perlahan pergi
Semakin sunyi dan sendiri
Itu hanya regenerasi masa
Menjadi ada kemudian tiada
Jadikan Allah selalu didada
Mungkin sejenak lagi
Penantianmu akan berganti
Kau, sendiri menantang ilusi
Kau, sendiri berbangga hati
Kau, memilih tak tertusuk duri
Kau, memilih menghindari bara api
Kelak kau mengecap keindahan sejati
Meretas jalan cinta hakiki
Pada waktu yang terpilih
Karena kaulah yang terpilih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar