Artikel

Kabut Diantara Cahaya

Ludah terbuangpun, bisa kembali ditelan
Saat kehausan meraja 
Sungguh, rindu ini begitu menggigit
Dan seketika rasa mampu terbersit

Ada pengorbanan tak biasa
Pada hati yang luar biasa

Ini adalah sementara
Hanya kabut diantara cahaya
Seketika lenyap
Lalu menjadi nuansa

Asa itu menggantung dilangit
Teruntuk Illahi Rabbi
Hanya pada Illahi Rabbi
Sedang makhuk adalah fana
Biasnya pun membuat pedih

Masa ini adalah sementara
Bukti cinta dari Sang Pencipta
Biar saja semua memandang hina
Biar Tuhan tetap didalam dada

Tidak ada komentar:

Posting Komentar